LAPORAN WAWANCARA PERSPEKTIF MASYARAKAT TERHADAP BEBERAPA PROGRAM PEMERINTAH PRESIDEN PRABOWO DI KABUPATEN TULANG BAWANG. SISTEM POLITIK INDONESIA. ILMU PEMERINTAHAN 2024

 



LAPORAN WAWANCARA

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERHADAP BEBERAPA PROGRAM PEMERINTAH PRESIDEN PRABOWO DI KABUPATEN TULANG BAWANG

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Pada Mata Kuliah Sistem Politik Indonesia

                                                   

 

Dosen Pengampu :

Dr. Robi Cahyadi, S.IP., M.A

 

Disusun oleh :

Ahmad Ratib Asraf Triputra

2416021102

 

 

 

UNIVERSITAS LAMPUNG

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

JURUSAN ILMU PEMERINTAHAN

2024/2045

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan Laporan Wawancara Perspektif Masyarakat Terhadap Beberapa Program Pemerintah Presiden Prabowo Di Kabupaten Tulang Bawang.

Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan laporan ini. Tentunya, tidak akan bisa maksimal jika tidak dikerjakan bersama-sama.

 

Sebagai penyusun, kami menyadari masih banyak terdapat kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam makalah ini. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

 

Kami berharap semoga makalah yang kami susun ini memberikan manfaat dan juga informasi untuk pembaca.

 

 

 

Bandar Lampung 17 Maret 2025

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Kata pengantar ................................................................................................................... ii

Daftar isi............................................................................................................................. iii

Bab 1: Pendahuluan............................................................................................................ 2

1.1 Latar Belakang.............................................................................................................. 2

1.2 Rumusan Masalah......................................................................................................... 3

1.3 Tujuan .......................................................................................................................... 3

1.4 Manfaat......................................................................................................................... 3

Bab 2: Hasil Wawancara..................................................................................................... 5

2.1 Hasil Wawancara.......................................................................................................... 5

2.1.1 Hasil Wawancara Mengenai Program Efisiensi Anggaran....................................... 5

2.1.2 Hasil Wawancara Mengenai Program Makan Bergizi Gratis................................... 5

2.1.3 Hasil Wawancara Mengenai Kabinet Gemuk............................................................ 5

2.2.4 Hasil Wawancara Mengenai Apakah IKN Dilanjutkan Atau Berhenti..................... 6

Bab 3: Penutup.................................................................................................................... 9

3.1 Kesimpulan................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka..................................................................................................................... 10

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Pemerintah Indonesia terus berupaya mengimplementasikan berbagai kebijakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan. Beberapa program yang menjadi perhatian publik saat ini adalah efisiensi anggaran, program makan bergizi gratis, komposisi kabinet yang dinilai terlalu gemuk, serta kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Berbagai pandangan muncul mengenai efektivitas dan dampak dari kebijakan-kebijakan ini terhadap masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman lebih lanjut mengenai bagaimana masyarakat menilai kebijakan-kebijakan tersebut melalui wawancara langsung dengan beberapa warga yang memiliki latar belakang berbeda.

Pada beberapa hari yang lalu, saya melakukan wawancara terhadap tiga warga di kampung halaman tepatnya di Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang mengenai beberapa program pemerintah. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai program efisiensi anggaran, program makan bergizi gratis, susunan kabinet saat ini, serta kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tiga narasumber dalam wawancara ini adalah:

1.     Sudarjo – Orang tua saya yang memiliki pengalaman dalam kehidupan ekonomi keluarga dan memahami kebijakan pemerintah dari sudut pandang seorang kepala keluarga. Beliau bekerja sebagai petani dan telah merasakan langsung dampak kebijakan pemerintah dalam kehidupannya.

2.     Naufal Fikri Nasution – Teman sebaya saya yang memiliki pemahaman dari sudut pandang anak muda terhadap kebijakan pemerintah. Ia adalah seorang mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas swasta di Sumatera Selatan. Aktif dalam kegiatan organisasi kampus dan mengikuti perkembangan politik serta kebijakan nasional.

3.     Nurfan Rusli – Warga sekitar yang telah lama tinggal di daerah ini dan memahami dampak kebijakan pemerintah terhadap masyarakat umum. Beliau adalah seorang pekerja harian yang memiliki pengalaman dalam melihat bagaimana program pemerintah diterapkan di tingkat lokal.

Wawancara ini dilakukan secara daring karena karena faktor jarak dengan metode tanya jawab dan dicatat untuk dianalisis lebih lanjut.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam laporan ini adalah sebagai berikut:

1.     Bagaimana pandangan masyarakat terhadap program efisiensi anggaran?

2.     Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap program makan bergizi gratis?

3.     Bagaimana pendapat masyarakat tentang kabinet yang dianggap terlalu gemuk?

4.     Bagaimana sikap masyarakat terhadap kelanjutan pembangunan IKN?

1.3  Tujuan

Tujuan dari wawancara ini adalah:

1.     Memenuhi tugas mata kuliah Sistem Politik Indonesia

2.     Mengetahui apakah masyarakat setuju atau tidak dengan program efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah.

3.     Mengidentifikasi opini masyarakat mengenai manfaat dan tantangan dari program makan bergizi gratis.

4.     Menganalisis pandangan masyarakat terkait struktur kabinet pemerintah yang dinilai terlalu besar.

5.     Menggali opini masyarakat tentang keberlanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dampaknya terhadap pembangunan nasional.

1.4 Manfaat

Manfaat dari laporan ini antara lain:

1.     Bagi Pemerintah: Memberikan masukan terkait efektivitas dan dampak kebijakan yang telah diterapkan dari perspektif masyarakat khususnya di Kabupaten Tulang Bawang

2.     Bagi Akademisi dan Peneliti: Menjadi referensi dalam studi mengenai opini publik terhadap kebijakan pemerintah.

3.     Bagi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memahami serta mengkritisi kebijakan publik.

4.     Bagi Penulis: Menambah wawasan dalam memahami persepsi masyarakat terhadap berbagai kebijakan yang diimplementasikan oleh pemerintah dan memenuhi tugas mata kuliah Sistem Politik Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

HASIL WAWANCARA

 

2.1  Hasil Wawancara

 

2.1.1 Hasil Wawancara Mengenai Program Efisiensi Anggaran

Apakah Anda setuju dengan program efisiensi anggaran?

1.     Sudarjo: "Saya sangat setuju dengan program efisiensi anggaran untuk menutupi anggaran anggaran yang lain yang lebih bermanfaat."

2.     Naufal Fikri: "Saya setuju. Karena dari yang saya tahu untuk efisiensi anggaran ini untuk penguranagn seperti rapat di hotel dan juga dipakai untuk jalan alan ke luar negeri dan dipaaki tidak dengan baik oleh pemerintah."

3.     Nurfan Rusli: "Setuju. Sangat setuju. Karena jika tidak di efisiensi sangat berbahaya bagi anggaran negara."

2.1.2 Hasil Wawancara Mengenai Program Makan Bergizi Gratis

Apakah Anda setuju dengan program makan bergizi gratis?

1.     Sudarjo: "Saya sangat setuju dengan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan alasan agar terjadi penyetaraan terhadap para siswa dan bersama sama menyukseskan program pemerintah.

2.     Naufal Fikri: "Saya setuju. Karena untuk di Indonesia sendiri masih banyak anak yang stunting dan kekurangan gizi. Untuk Makan Bergizi Gratis ini sangat setuju untuk di Indonesia."

3.     Nurfan Rusli: "Saya sangat setuju denga Program Makan Bergizi Gratis. Karena melalui program ini anak-anak lebih sehat dan berkembang. "

2.1.3 Hasil Wawancara Mengenai Kabinet Yang Gemuk

Bagaimana pendapat Anda terhadap kabinet gemuk saat ini?

1.     Sudarjo: "Saya setuju dengan kabinet gemuk  pemerintahan prabowo demi kemajuan bangsa Indonesia

2.     Naufal Fikri: "Saya setuju. Karena setuju aja."

3.     Nurfan Rusli: "Setuju dengan kabinetnya Pak Prabowo karena sangat membatu masyarakat Indonesia."

2.1.4 Hasil Wawancara Mengenai Apakah IKN Dilanjutkan Atau Berhenti

Bagaimana pendapat Anda, apakah IKN lanjut atau berhenti?

1.     Sudarjo: "Saya mendukung kelanjutan IKN karena pembangunan bisa lebih merata di daerah lain."

2.     Naufal Fikri: "Masih abu abu ya tapi cenderung setuju. Karena pembangunan sudah hampit selesai jadi percuma nanti anggarannya jika tidak dilanjutkan."

3.     Nurfan Rusli: "Menurut saya IKN dilanjutkan ya, karena jika ibu kota tidak di pindah Jakarta sudah terlalu padat. Bisa menimbulkan banjir terus."

 

Tabel 1. Pertanyaan Dan Jawaban

No

Pertanyaan

Sudarjo

Naufal Fikri

Nurfan Rusli

1.

Apakah Anda setuju dengan program efisiensi anggaran?

 

"Saya sangat setuju dengan program efisiensi anggaran untuk menutupi anggaran anggaran yang lain yang lebih bermanfaat."

 

"Saya setuju. Karena dari yang saya tahu untuk efisiensi anggaran ini untuk penguranagn seperti rapat di hotel dan juga dipakai untuk jalan alan ke luar negeri dan dipaaki tidak dengan baik oleh pemerintah."

 

"Setuju. Sangat setuju. Karena jika tidak di efisiensi sangat berbahaya bagi anggaran negara."

 

2.

Apakah Anda setuju dengan program makan bergizi gratis?

 

"Saya sangat setuju dengan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan alasan agar terjadi penyetaraan terhadap para siswa dan bersama sama menyukseskan program pemerintah.

 

"Saya setuju. Karena untuk di Indonesia sendiri masih banyak anak yang stunting dan kekurangan gizi. Untuk Makan Bergizi Gratis ini sangat setuju untuk di Indonesia."

 

"Saya sangat setuju denga Program Makan Bergizi Gratis. Karena melalui program ini anak-anak lebih sehat dan berkembang. "

 

3.

Bagaimana pendapat Anda terhadap kabinet gemuk saat ini?

 

"Saya setuju dengan kabinet gemuk  pemerintahan prabowo demi kemajuan bangsa Indonesia

 

"Saya setuju. Karena setuju aja."

 

"Setuju dengan kabinetnya Pak Prabowo karena sangat membatu masyarakat Indonesia."

 

4.

Bagaimana pendapat Anda, apakah IKN lanjut atau berhenti?

 

"Saya mendukung kelanjutan IKN karena pembangunan bisa lebih merata di daerah lain."

 

"Masih abu abu ya tapi cenderung setuju. Karena pembangunan sudah hampit selesai jadi percuma nanti anggarannya jika tidak dilanjutkan."

 

"Menurut saya IKN dilanjutkan ya, karena jika ibu kota tidak di pindah Jakarta sudah terlalu padat. Bisa menimbulkan banjir terus."

 

 

 

 

 

Tabel 2. Hasil Wawancara

 

No

Pertanyaan

Setuju

Tidak Setuju

1.

Apakah Anda setuju dengan program efisiensi anggaran?

 

 

3

 

0

2.

Apakah Anda setuju dengan program makan bergizi gratis?

 

 

3

 

0

3.

Bagaimana pendapat Anda terhadap kabinet gemuk saat ini?

 

 

3

 

0

4.

Bagaimana pendapat Anda, apakah IKN lanjut atau berhenti?

 

 

3

 

0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB  III

PENUTUP

 

 

3.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil wawancara dengan tiga narasumber, dapat disimpulkan bahwa mereka mendukung program efisiensi anggaran dan program makan bergizi gratis. Mereka menilai bahwa efisiensi anggaran sangat penting untuk memastikan bahwa dana negara digunakan dengan sebaik-baiknya, sementara program makan bergizi gratis diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, para responden berpendapat bahwa kabinet saat ini perlu untuk membantu masyarakat. Mengenai kelanjutan proyek IKN, mereka setuju dengan syarat bahwa ini untuk pemerataan pembangunan.

Secara keseluruhan, hasil wawancara ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang memiliki harapan besar terhadap kebijakan pemerintah, terutama dalam hal pengelolaan anggaran dan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, transparansi dan pengawasan yang baik sangat diperlukan agar program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

 

.

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Pemerintah Indonesia. (2023). Peraturan tentang Efisiensi Anggaran Negara. Jakarta: Kementerian Keuangan.

Pemerintah Indonesia. (2023). Program Makan Bergizi Gratis bagi Masyarakat. Jakarta: Kementerian Sosial.

Pemerintah Indonesia. (2023). Struktur Kabinet dan Dampaknya terhadap Anggaran Negara. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara.

Pemerintah Indonesia. (2023). Rencana Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jakarta: Kementerian PUPR.

 

 

0 Comments